Cireng dan cimol gorengan kekinian khas Bandung

6 Cireng & Cimol Kekinian di Bandung yang Bikin Nagih

Sewa Villa Bandung |

Cireng dan cimol adalah dua camilan gorengan khas Bandung yang sama-sama berbahan dasar tepung kanji, tapi punya tekstur dan cara makan yang beda: cireng digoreng pipih dan dicocol sambal, sementara cimol dibentuk bulat kecil dan digoreng sampai renyah di luar tapi kenyal di dalam. Dari gang sempit di Pasteur sampai lapak kaki lima di Ahmad Yani, berikut 6 rekomendasi cireng dan cimol kekinian di Bandung yang sudah kami cek alamat dan harganya satu per satu.

Rekomendasi Cireng & Cimol Kekinian di Bandung

1. Cireng Kamsia Favorit Kawasan Pajajaran

Cireng Kamsia jadi salah satu nama yang cukup dikenal di kawasan Pajajaran, Cicendo, berkat rasa gurih dan tekstur kenyal yang konsisten dari hari ke hari. Lapaknya mudah ditemukan karena sudah cukup lama beroperasi di titik yang sama.

Cireng di sini biasa disantap dengan sambal rujak atau sambal kacang sesuai selera pembeli. Catatan jujur: harga per porsi dan jam operasional resmi tidak kami temukan dari sumber yang terverifikasi, jadi sebaiknya hubungi dulu ke 0877-2210-7200 atau cek Google Maps sebelum datang.

2. Cireng Ojay Legendaris di Gang Masjid Ahmad Yani

Cireng Ojay mangkal di gang kecil area Jalan Ahmad Yani dan sudah jadi langganan warga sekitar yang cari camilan sore. Posisinya yang agak tersembunyi di dalam gang justru bikin tempat ini terasa seperti penemuan tersendiri bagi pendatang.

Selain cireng original, biasanya tersedia juga varian cireng isi yang bisa dipilih sesuai selera. Sama seperti Cireng Kamsia, data harga dan jam buka resmi belum kami temukan, jadi hubungi dulu 0857-2462-5607 sebelum ke lokasi.

Artikel Lainnya: 6 Jajanan Legendaris Bandung yang Bikin Nostalgia, Wajib Dicoba

3. Cireng Rampat Tersembunyi di Gang Pasteur

Cireng Rampat berlokasi di gang kecil persis di sebelah kantor JNE Cemara, kawasan Pasteur. Meski lokasinya nyempil, pembeli yang sudah tahu rasanya biasanya rutin mampir setiap minggu.

Harga satu bungkus isi 10 cireng di sini sekitar Rp25.000, cukup untuk dibagi berdua atau bertiga sebagai camilan sore. Jam operasional resminya belum kami temukan, jadi hubungi dulu 0858-0842-7279 untuk memastikan lapak sedang buka.

4. Cireng Bumbu Persib Favorit Suporter Bandung

Namanya memang mengambil identitas Persib, klub sepak bola kebanggaan warga Bandung, dan jadi daya tarik tersendiri bagi pembeli yang penasaran. Lokasinya di Jalan Dr. Djunjunan membuatnya mudah dijangkau dari berbagai arah kota.

Harga di sini termasuk paling ramah kantong, mulai dari Rp5.000 saja per porsi kecil, cocok untuk yang sekadar ingin icip-icip tanpa menguras kantong. Jam buka resminya belum tercatat di sumber yang kami baca, jadi konfirmasi dulu ke 0895-0105-0572.

Artikel Lainnya: 6 Seblak Legendaris & Hits di Bandung yang Wajib Dicoba

5. Cimol Arul Renyah di Depan Indomaret Pasirsalam

Cimol Arul buka lapak tepat di depan Indomaret Jalan Pasirsalam, jadi mudah dikenali walau baru pertama kali mencari. Tekstur cimolnya renyah di luar dengan bagian dalam yang kenyal khas cimol kualitas bagus.

Harganya mulai dari Rp5.000 per bungkus, dengan pilihan level bubuk pedas sesuai selera. Lapak ini buka dari pagi sampai siang, jadi datang sebelum jam 15.00 supaya tidak kehabisan.

6. Cimol Hot Eddy Pedas Nampol di Surya Sumantri

Cimol Hot Eddy mangkal di Jalan Surya Sumantri, persis di depan BCA, dan dikenal karena level pedas bubuk cabainya yang bisa diatur sesuai ketahanan lidah. Banyak mahasiswa kampus sekitar yang jadi langganan tetapnya.

Sama seperti Cimol Arul, harga di sini mulai Rp5.000 per bungkus dan buka lebih panjang sampai sore. Cocok dijadikan teman nongkrong sore sambil menunggu macet kota reda.

Tips Berburu Cireng & Cimol di Bandung

  1. Telepon dulu ke lapak kaki lima sebelum berangkat, karena sebagian besar belum mencantumkan jam buka resmi di Google Maps.
  2. Siapkan uang tunai pecahan kecil karena hampir semua lapak cireng dan cimol di daftar ini belum menerima pembayaran digital.
  3. Minta level pedas sambal atau bubuk cabai sesuai ketahanan lidah, terutama di Cimol Hot Eddy yang terkenal pedasnya nampol.
  4. Datang di jam ramai sore hari (15.00-17.00) untuk cireng dan cimol yang baru digoreng, bukan stok yang sudah lama.
  5. Kombinasikan beberapa lapak sekaligus kalau searah, misalnya Cireng Bumbu Persib dan Cireng Kamsia yang sama-sama di kawasan Pajajaran-Cicendo.

Artikel Lainnya: 6 Street Food Malam Bandung yang Wajib Dicoba

FAQ

Apa beda cireng dan cimol?

Cireng dibentuk pipih dan digoreng lalu dicocol sambal, sementara cimol dibentuk bulat kecil dan digoreng sampai renyah di luar dengan bagian dalam kenyal, biasanya ditaburi bubuk perasa.

Berapa kisaran harga cireng dan cimol di Bandung?

Cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000 per bungkus atau porsi di sebagian besar lapak pada daftar ini.

Apakah lapak-lapak ini menerima pembayaran nontunai?

Sebagian besar belum, karena berupa lapak kaki lima kecil, jadi sebaiknya siapkan uang tunai sebelum datang.

Kenapa jam buka beberapa lapak tidak dicantumkan?

Karena lapak kaki lima seperti ini jarang memperbarui info di internet, sehingga cara paling akurat adalah menelepon langsung atau cek status terbaru di Google Maps.

Setelah puas berburu cireng dan cimol kekinian di penjuru Bandung, saatnya lanjutkan liburan dengan menginap nyaman bersama keluarga. Yuk, segera booking villa pilihan Anda di sewavillabdg.com sebelum tanggal favorit Anda penuh!

Cek harga & survei villa

Staycation di Bandung, tanpa repot cari sendiri

Kami bantu pilihkan villa yang pas — kolam renang, view gunung, atau private pool.

Tanya Villa

Balas dalam < 15 menit