Sate legendaris di Bandung selalu jadi buruan wisatawan maupun warga lokal yang kangen cita rasa daging bakar otentik dari warung yang sudah berdiri puluhan tahun. Dari sate kambing empuk tanpa bau prengus, sate buntel khas Klaten, sampai sate maranggi Purwakarta, kota ini punya deretan warung sate yang rasanya tetap konsisten dari generasi ke generasi. Berikut 6 rekomendasi sate legendaris di Bandung yang wajib masuk daftar kuliner Anda.
Rekomendasi Sate Legendaris di Bandung
1. Sate H.M. Harris Langganan Pejabat Sejak 1974
Berdiri sejak 1974 di kawasan Simpang Lima Asia Afrika, Sate H.M. Harris dikenal luas sebagai salah satu sate legendaris paling ikonik di pusat Kota Bandung. Warung ini bahkan disebut-sebut pernah jadi langganan sejumlah pejabat, termasuk Presiden Joko Widodo yang konon pernah memesan hingga ratusan tusuk sekaligus.
Daya tarik utamanya ada pada sate kambing yang disajikan di atas hot plate panas, membuat aroma bakarnya makin menggugah selera begitu tersaji. Daging kambingnya empuk dan nyaris tanpa bau prengus, cocok untuk yang biasanya ragu makan sate kambing.
- Lokasi: Jl. Asia Afrika No. 155, Kebon Pisang, Sumur Bandung, Kota Bandung
- Harga: Menu makanan sekitar Rp5.000–Rp62.000; sate kambing per porsi sekitar Rp55.000
- Jam buka: Setiap hari 10.00–00.00 WIB
2. Waroeng Sate Kardjan, Pelopor Sate Buntel Tertua
Resep sate buntel khas keluarga Kardjan ini dibawa sejak 1925 dari Klaten dan dikembangkan di Bandung sejak sekitar tahun 1960-an. Sate buntel adalah cincangan daging kambing yang dibungkus lemak kambing lalu dibakar, menghasilkan tekstur yang gurih dan lembut di setiap gigitan.
Warung yang berlokasi di Jl. Pasir Kaliki ini disebut sebagai pelopor sate buntel tertua di Bandung. Racikan khas Klaten yang gurih dan empuk tanpa bau amis ini jadi alasan kenapa tempat ini terus ramai dikunjungi lintas generasi.
- Lokasi: Jl. Pasir Kaliki No. 32, Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung
- Harga: Kisaran Rp25.000–Rp68.000 per menu
- Jam buka: Setiap hari 11.00–22.00 WIB
Artikel Lainnya: 6 Bakso & Mie Legendaris di Bandung yang Bikin Nagih 2026
3. Sate Hadori, Bertahan Lebih dari 80 Tahun Dekat Stasiun
Berdiri sejak 1940, Sate Hadori sudah bertahan lebih dari 80 tahun di dekat pintu selatan Stasiun Bandung. Konon jadi kesukaan sejumlah tokoh nasional, termasuk disebut pernah disantap Presiden Jokowi hingga BJ Habibie semasa hidupnya.
Ciri khasnya ada pada potongan daging kambing yang besar, dipadukan sambal kecap dan sambal kacang. Daging diambil dari kambing betina usia muda supaya teksturnya lebih empuk saat dibakar.
- Lokasi: Jl. Stasiun Barat Selatan (Kebon Jati) No. 11-12, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung
- Harga: Rp3.000–Rp70.000; sate kambing per porsi sekitar Rp70.000
- Jam buka: Harian 10.00–00.00 WIB (khusus Kamis 09.00–17.00 WIB)
4. Warung Sate Sidareja Pak Gino, Sate Kambing Muda Khas Cilacap
Beroperasi sejak 1978, warung ini membawa gaya sate kambing khas Sidareja, Cilacap, ke tengah Kota Bandung. Menu andalannya adalah sate kambing muda "selap gajih" yang diselingi lemak di antara potongan dagingnya.
Proses pembakaran dilakukan dua kali sehingga hasilnya lebih empuk dan juicy. Tak heran tempat ini disebut-sebut jadi tempat makan sate favorit sejumlah kalangan artis yang sedang berkunjung ke Bandung.
- Lokasi: Jl. Sunda No. 76, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
- Harga: Rp7.000–Rp120.000; sate kambing per porsi sekitar Rp50.000
- Jam buka: Senin–Minggu 09.00–22.00 WIB (Jumat mulai 13.00 WIB)
Artikel Lainnya: 7 Restoran Sunda Legendaris di Bandung, Wajib Dicoba
5. Sate Anggrek H. Ahmad Nawawi, Legendaris Sejak 1945
Berdiri sejak 1945, sate ini termasuk salah satu warung sate tertua di Bandung. Menu yang tersedia cukup lengkap, mulai dari sate ayam, sate sapi, sate kambing, hingga sate telur muda dengan harga yang tetap bersahabat di kantong.
Potongan dagingnya cukup tebal dengan harga terjangkau, di bawah Rp50.000 per orang. Klaim penjualan bisa mencapai ribuan tusuk per hari membuat tempat ini terus ramai dibicarakan dalam berbagai konten kuliner.
- Lokasi: Jl. Anggrek No. 35, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung
- Harga: Sekitar di bawah Rp50.000 per orang
- Jam buka: Setiap hari 16.00–00.00 WIB
6. Sate Maranggi Haji Yetty Cabang Bandung
Sate Maranggi Hj Yetty aslinya berdiri sejak 1985 di Cibungur, Purwakarta, dan jadi salah satu nama sate maranggi paling dikenal di Jawa Barat sebelum akhirnya membuka cabang di kawasan Setiabudi, Bandung. Cita rasa manis-gurih khas kecap Purwakarta tetap dipertahankan di cabang ini.
Sate sapi maupun kambingnya disajikan dengan sambal tomat-cabai rawit segar, dilengkapi sop iga dan tahu-tempe goreng sebagai pelengkap. Perlu dicatat, kisaran harga di atas mengikuti data gerai pusat Purwakarta karena harga spesifik cabang Bandung belum ditemukan secara resmi — sebaiknya konfirmasi harga terbaru langsung di lokasi.
- Lokasi: Jl. Dr. Setiabudi No. 158, Hegarmanah, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung
- Harga: Sate maranggi sekitar Rp5.000–Rp6.000/tusuk; menu lain Rp8.000–Rp120.000 (estimasi mengikuti gerai pusat)
- Jam buka: Setiap hari 09.00–21.00 WIB
Tips Menikmati Sate Legendaris di Bandung
- Datang di luar jam makan siang (11.00–13.00) dan makan malam (18.00–20.00) untuk menghindari antrean panjang di warung-warung populer.
- Untuk sate kambing, minta bagian yang lebih matang kalau Anda kurang suka tekstur medium — sebagian besar warung bersedia menyesuaikan.
- Bawa uang tunai secukupnya karena beberapa warung legendaris belum menerima pembayaran non-tunai.
- Cek dulu jam operasional via telepon atau Google Maps sebelum berangkat, terutama untuk warung dengan jam buka terbatas seperti Sate Hadori di hari Kamis.
- Kombinasikan kunjungan ke beberapa warung sekaligus jika lokasinya berdekatan, misalnya Sate Hadori dan Sate H.M. Harris yang sama-sama di pusat kota.
Artikel Lainnya: 5 Seafood Legendaris di Bandung yang Wajib Dicoba 2026
FAQSate legendaris apa yang paling terkenal di Bandung?Sate H.M. Harris dan Sate Hadori termasuk yang paling sering disebut sebagai sate legendaris paling ikonik di Bandung karena usianya yang sudah puluhan tahun dan disebut jadi langganan sejumlah tokoh nasional. Berapa kisaran harga sate di warung legendaris Bandung?Kisarannya cukup luas, mulai dari di bawah Rp50.000 per orang di warung seperti Sate Anggrek H. Ahmad Nawawi hingga sekitar Rp70.000 per porsi untuk sate kambing di Sate Hadori. Apakah warung sate legendaris ini buka setiap hari?Sebagian besar buka setiap hari, tapi ada pengecualian seperti Sate Hadori yang punya jam operasional lebih pendek khusus hari Kamis — sebaiknya cek dulu sebelum berkunjung. Apa bedanya sate buntel dengan sate kambing biasa?Sate buntel dibuat dari cincangan daging kambing yang dibungkus lemak kambing sebelum dibakar, menghasilkan tekstur lebih lembut dan gurih dibanding sate kambing potong biasa. |
Menjelajahi sate legendaris di Bandung jadi lebih nyaman kalau Anda menginap dekat pusat kota sambil tetap menikmati suasana villa yang tenang. Yuk, segera booking villa pilihan Anda di sewavillabdg.com sebelum tanggal favorit Anda penuh!
