Semangkuk bubur hangat untuk sarapan, ilustrasi bubur ayam legendaris Bandung

6 Bubur Ayam Legendaris Bandung yang Bikin Kangen Rumah

Sewa Villa Bandung |

Kalau bicara soal sarapan khas kota kembang, bubur ayam legendaris Bandung selalu jadi jawaban pertama yang muncul di kepala warga lokal. Dari warung kaki lima yang sudah berdiri sejak akhir 1970-an sampai yang buka 24 jam di dekat pasar, tiap tempat punya ciri kuah dan topping sendiri yang bikin orang rela antre pagi-pagi buta. Berikut daftar warung bubur ayam paling ikonik di Bandung yang wajib dicoba kalau Anda sedang berlibur di kota ini.

Rekomendasi Bubur Ayam Legendaris di Bandung

1. Bubur Ayam H. Amid Sejak 1978 di Pajajaran

Bubur Ayam H. Amid adalah salah satu yang paling sering disebut ketika orang mencari bubur ayam legendaris Bandung. Warung ini sudah berjualan sejak tahun 1978 dan kini diteruskan turun-temurun, dengan pelanggan yang datang dari berbagai penjuru kota hanya untuk sarapan di sini.

Ciri khasnya adalah bubur yang kental tanpa kuah kuning encer, disiram suwiran ayam, cakwe renyah, telur, dan taburan seledri segar. Rasanya konsisten dari dulu sampai sekarang, itulah kenapa tempat ini selalu ramai sejak pagi.

2. Bubur Ayam Mang H. Oyo Kental Anti Tumpah

Bubur Ayam Mang H. Oyo di kawasan Bandung Wetan terkenal dengan tekstur buburnya yang super kental, sampai muncul candaan warga lokal bahwa mangkuknya bisa dibalik tanpa tumpah. Warung ini sudah jadi langganan sarapan lintas generasi di pusat kota.

Selain teksturnya yang khas, Mang H. Oyo menyediakan beberapa varian topping yang bisa disesuaikan selera, mulai dari yang polos sampai versi komplet dengan telur dan kerupuk. Cocok untuk yang suka bubur benar-benar padat, bukan yang cair.

Artikel Lainnya: 6 Jajanan Legendaris Bandung yang Bikin Nostalgia, Wajib Dicoba

3. Bubur Ayam Gibbas dengan Topping Melimpah

Bubur Ayam Gibbas di Jalan Kebon Jati dikenal sebagai salah satu warung bubur ayam paling ramai di Bandung, terutama saat jam sarapan. Banyak konten kuliner di media sosial membahas tempat ini karena porsi toppingnya yang terasa "tumpah-tumpah" di atas mangkuk.

Suwiran ayam, ati ampela, telur, cakwe, dan bawang goreng disusun berlapis di atas bubur yang gurih. Karena buka dua sesi, Gibbas jadi opsi buat yang mau bubur ayam bukan cuma pas sarapan tapi juga malam hari.

4. Bubur Ayam Pa Otong Warisan Lebih dari 70 Tahun

Kalau mencari bubur ayam legendaris Bandung yang buka malam hari, Bubur Ayam Pa Otong di dekat Pasar Andir adalah jawabannya. Usaha ini sudah diwariskan turun-temurun lebih dari 70 tahun dan menjadi salah satu yang paling sering diliput sebagai bubur ayam tertua di kota ini.

Bubur di sini disajikan dengan beberapa varian topping klasik, cocok dinikmati sebagai makan malam maupun camilan larut malam karena buka sampai tengah malam.

Artikel Lainnya: 6 Warung Legendaris Generasi Ketiga di Bandung yang Masih Buka

5. Bubur Ayam Palaguna Selalu Ludes Sebelum Jam 7 Pagi

Bubur Ayam Palaguna di kawasan Dalem Kaum sudah beroperasi sekitar 40 tahun dan kini diteruskan generasi kedua. Yang bikin tempat ini terkenal adalah kecepatan habisnya, banyak pembeli yang datang kesiangan sedikit saja harus gigit jari karena buburnya sudah ludes terjual.

Cara penyajiannya juga khas, kerupuk diletakkan di dasar mangkuk baru kemudian bubur, telur, suwiran ayam, dan ati dituang di atasnya dengan kuah gurih non-kuning. Kalau mau kebagian, datang sebelum pukul 7 pagi.

6. Bubur Ayam Bejo Spesial Kosambi Buka 24 Jam

Berbeda dari kebanyakan warung bubur ayam yang cuma buka pagi, Bubur Ayam Bejo Spesial Kosambi di area Pasar Kosambi justru buka nonstop 24 jam setiap hari. Ini jadi andalan warga Bandung yang butuh bubur ayam kapan saja, termasuk dini hari.

Isiannya cukup lengkap dengan suwiran ayam, ati, cakwe, dan daun bawang di atas bubur gurih. Lokasinya yang berada di area pasar membuat tempat ini juga jadi persinggahan favorit pedagang dan pekerja shift malam.

Tips Menikmati Bubur Ayam di Bandung

  1. Datang sepagi mungkin, terutama ke warung legendaris seperti Palaguna yang sering ludes sebelum jam 7 pagi.
  2. Siapkan uang tunai secukupnya karena tidak semua warung kaki lima menerima pembayaran non-tunai.
  3. Cek dulu lokasi dan jam buka terbaru lewat Google Maps atau Instagram resmi warung sebelum berangkat, karena jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu.
  4. Kalau ingin suasana lebih santai tanpa antre panjang, pilih warung yang buka sampai malam atau 24 jam seperti Pa Otong atau Bejo Kosambi.
  5. Minta topping sesuai selera, banyak warung menyediakan opsi tambahan telur, ati, atau cakwe ekstra dengan harga tambahan kecil.
  6. Ajak keluarga atau rombongan sekalian mampir ke jajanan legendaris lain di sekitar lokasi supaya wisata kuliner pagi lebih lengkap.

Artikel Lainnya: 7 Tempat Sarapan Enak di Bandung yang Wajib Dicoba

FAQ

Di mana bubur ayam paling legendaris di Bandung?

Beberapa yang paling sering disebut legendaris adalah Bubur Ayam H. Amid (sejak 1978), Bubur Ayam Pa Otong (lebih dari 70 tahun), dan Bubur Ayam Palaguna (sekitar 40 tahun).

Jam berapa sebaiknya datang supaya tidak kehabisan?

Untuk warung yang hanya buka pagi seperti Palaguna, sebaiknya datang sebelum pukul 07.00 WIB karena buburnya cepat habis.

Apakah ada bubur ayam di Bandung yang buka sampai malam atau dini hari?

Ada, misalnya Bubur Ayam Pa Otong yang buka sore hingga tengah malam, dan Bubur Ayam Bejo Spesial Kosambi yang buka 24 jam penuh.

Berapa kisaran harga bubur ayam di Bandung?

Secara umum berkisar Rp10.000 sampai Rp35.000 per porsi tergantung warung dan topping tambahan yang dipilih.

Setelah puas berburu sarapan hangat di warung-warung bubur ayam legendaris Bandung tadi, lengkapi liburan kuliner Anda dengan menginap nyaman di Dago Pakar. Yuk, segera booking villa pilihan Anda di sewavillabdg.com sebelum tanggal favorit Anda penuh!

Cek harga & survei villa

Staycation di Bandung, tanpa repot cari sendiri

Kami bantu pilihkan villa yang pas — kolam renang, view gunung, atau private pool.

Tanya Villa

Balas dalam < 15 menit