Selain kuliner dan alamnya, wisata sejarah dan heritage di Bandung juga layak dijelajahi untuk mengenal lebih dalam julukan Kota Kembang sebagai "Parijs van Java". Enam destinasi berikut menyimpan jejak sejarah dari era kolonial sampai Konferensi Asia-Afrika yang mendunia.
Rekomendasi Wisata Sejarah dan Heritage di Bandung
1. Museum Konperensi Asia Afrika Saksi Diplomasi Dunia
Gedung Merdeka yang menjadi lokasi Museum Konperensi Asia Afrika adalah saksi bisu berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika tahun 1955, momen bersejarah yang mempertemukan pemimpin negara-negara Asia dan Afrika untuk melawan kolonialisme. Koleksinya meliputi foto, dokumen, dan diorama seputar konferensi tersebut.
Lokasinya di jantung Kota Bandung, persis di Jalan Asia Afrika yang juga jadi spot foto ikonik dengan latar gedung-gedung Art Deco di sekitarnya.
- Lokasi: Jalan Asia Afrika No. 65, Braga, Sumur Bandung, Bandung
- HTM: Gratis
- Jam buka: Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu, 09.00-12.00 dan 13.00-15.00 WIB (tutup Senin, Rabu, Jumat, dan hari libur nasional; rombongan di atas 20 orang wajib reservasi)
2. Gedung Sate Ikon Arsitektur Bandung Sejak 1920
Gedung Sate jadi ikon paling dikenali dari Kota Bandung berkat menara kecil di puncaknya yang menyerupai tusuk sate. Dibangun pada masa kolonial Belanda, gedung ini kini berfungsi sebagai kantor Gubernur Jawa Barat sekaligus museum yang bisa dikunjungi publik.
Di dalam museum, pengunjung bisa melihat sejarah pembangunan gedung, koleksi arsip pemerintahan Jawa Barat, dan replika ruang kerja gubernur pada masa lampau.
- Lokasi: Jalan Diponegoro No. 22, Bandung
- HTM: Rp5.000 per orang (usia 3 tahun ke atas)
- Jam buka: Selasa-Sabtu, 09.30-16.00 WIB (reservasi kunjungan via WhatsApp disarankan)
Artikel Lainnya: 6 Jajanan Legendaris Bandung yang Bikin Nostalgia, Wajib Dicoba
3. Museum Geologi Wisata Edukasi Tertua di Indonesia
Diresmikan sejak tahun 1929, Museum Geologi jadi salah satu museum tertua di Indonesia yang masih aktif sampai sekarang. Koleksinya mencakup fosil purba, batuan, mineral, sampai replika kerangka dinosaurus yang jadi favorit pengunjung anak-anak.
Bangunannya sendiri bergaya Art Deco kolonial yang berdekatan dengan Gedung Sate, jadi bisa dijadikan satu rangkaian kunjungan wisata heritage dalam satu hari.
- Lokasi: Jalan Diponegoro, Bandung
- HTM: Rp2.000 (mahasiswa), Rp3.000 (umum), Rp10.000 (wisatawan asing)
- Jam buka: Senin-Kamis 09.00-15.00 WIB, Sabtu-Minggu 09.00-14.00 WIB (tutup setiap Jumat)
4. Museum Pos Indonesia Jejak Sejarah Persuratan
Berlokasi tepat di sayap timur kompleks Gedung Sate, Museum Pos Indonesia menyimpan koleksi perangko dari berbagai era, alat komunikasi pos jadul, sampai sejarah perkembangan layanan pos di Indonesia sejak masa kolonial.
Karena letaknya menyatu dengan kawasan Gedung Sate, museum ini gampang dimasukkan ke itinerary yang sama dengan kunjungan ke Gedung Sate dan Museum Geologi.
- Lokasi: Jalan Cilaki No. 73, Bandung Wetan, Bandung
- HTM: Gratis
- Jam buka: Senin-Jumat 09.00-15.00 WIB, Sabtu 09.00-13.00 WIB (tutup Minggu dan hari libur nasional)
Artikel Lainnya: 6 Curug Tersembunyi di Bandung, Wajib Dikunjungi Sebelum Viral
5. Villa Isola Istana Kolonial yang Kini Jadi Gedung Rektorat UPI
Villa Isola dibangun pada era kolonial Belanda sebagai kediaman pribadi seorang pengusaha, sebelum akhirnya sempat menjadi markas pasukan Sekutu dan kini berfungsi sebagai gedung rektorat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Arsitekturnya yang megah dengan gaya Art Deco menjadikannya salah satu ikon bangunan bersejarah di Bandung Utara.
Karena masih aktif menjadi gedung rektorat, akses masuk ke dalam bangunan terbatas untuk kegiatan kampus, tapi pengunjung tetap bisa menikmati keindahan fasad dan tamannya dari area sekitar.
- Lokasi: Jalan Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung
- HTM: Gratis untuk melihat fasad dari luar
- Jam buka: mengikuti jam operasional kampus UPI (hari dan jam kerja), akses ke dalam gedung terbatas untuk kegiatan resmi kampus
6. Jalan Braga Kawasan Heritage Walk Art Deco
Jalan Braga adalah kawasan pertokoan bergaya Eropa yang jadi saksi kejayaan Bandung sebagai "Parijs van Java" pada masa kolonial. Deretan bangunan Art Deco di sepanjang jalan ini masih terjaga sampai sekarang dan jadi spot favorit untuk jalan kaki sore hari sambil menikmati suasana kota lama.
Selain arsitekturnya, kawasan ini juga dekat dengan Sumber Hidangan, toko roti legendaris sejak 1929, jadi bisa sekalian mampir ngemil sambil menikmati suasana heritage.
- Lokasi: Jalan Braga, Sumur Bandung, Bandung
- HTM: Gratis (area jalan umum)
- Jam buka: 24 jam, paling ramai dan nyaman dikunjungi sore sampai malam hari
Artikel Lainnya: 10 Tempat Wisata Bandung Terbaik yang Wajib Dikunjungi 2026
Tips Berkunjung ke Wisata Sejarah Bandung
- Kunjungi Gedung Sate, Museum Geologi, dan Museum Pos Indonesia dalam satu hari karena lokasinya saling berdekatan.
- Cek jadwal buka setiap museum sebelum berangkat karena beberapa hanya buka di hari tertentu, seperti Museum Konperensi Asia Afrika yang tutup Senin, Rabu, dan Jumat.
- Untuk Gedung Sate, sebaiknya reservasi lebih dulu via WhatsApp terutama kalau datang rombongan.
- Gunakan pakaian dan alas kaki nyaman untuk menyusuri Jalan Braga karena area ini paling asyik dinikmati dengan jalan kaki santai.
- Bawa kamera karena hampir semua lokasi ini punya nilai fotografi tinggi berkat arsitektur kolonial yang masih terjaga.
Artikel Lainnya: 6 Kuliner Halal Legendaris Bandung yang Wajib Dicoba
FAQWisata sejarah mana yang gratis di Bandung?Museum Konperensi Asia Afrika, Museum Pos Indonesia, Villa Isola (dari luar), dan Jalan Braga semuanya bisa dikunjungi tanpa biaya tiket masuk. Apakah semua museum ini buka setiap hari?Tidak, sebagian besar punya jadwal terbatas, misalnya Museum Geologi tutup setiap Jumat dan Museum Konperensi Asia Afrika hanya buka Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Wisata sejarah mana yang cocok untuk anak-anak?Museum Geologi paling cocok untuk anak-anak berkat koleksi fosil dan replika dinosaurusnya yang menarik sekaligus edukatif. Apakah bisa masuk ke dalam Villa Isola?Karena berfungsi sebagai gedung rektorat UPI yang aktif, akses ke dalam gedung terbatas untuk kegiatan resmi kampus, tapi pengunjung tetap bisa menikmati keindahan fasadnya dari luar. |
Setelah puas napak tilas sejarah Kota Bandung, saatnya beristirahat di tempat yang nyaman bersama keluarga. Yuk, segera booking villa pilihan Anda di sewavillabdg.com sebelum tanggal favorit Anda penuh!
